Recent Posts

Ada Empat Tingkatan Moksa Beserta Pengertiannya, Yuk Baca

12/11/2020

Ada Empat Tingkatan Moksa Beserta Pengertiannya, Yuk Baca

 

Sanatana Info - Apa saja keempat tingkatan moksa dan tiga istilah lain dalam tingkatan moksa dalam ajaran Agama Hindu ? Berikut penjelasan singkatnya.


Tingkatan-Tingkatan Moksa/Kebebasan. Atas dasar keadaan atma dalam hubungannya dengan Tuhan, maka untuk dapat mencapai kebebasan/moksa itu dapat dibedakan menjadi empat tingkatan/macam, yaitu samipya, sarupya/sadharmya, salokya, dan sayujya.


Lalu, apa pengertian dari keempat tingkatan moksa diatas, yuk simak dibawahnya. 


Pertama, Samipya adalah kebebasan yang didapat atau dicapai semasa hidup manusia, terutama oleh Para Rsi pada saat melakukan samadhi. 


Segala unsur maya/pikiran, emosi, dan badan telah dapat dikembalikan disertai dengan kemekaran intuisinya. Maka beliau dapat menerima wahyu (sruti) dari Tuhan.


Keadaan demikian, atma dapat berdekatan dengan Tuhan, sedangkan setelah selesai mengadakan renungan spiritual atau samadhi. 


Maka keadaan beliau kembali seperti biasa dimana pikiran, emosi, dan badanya aktif kembali. Nah, kebebasan ini yang dicapai adalah bersifat berkala.


Kedua, Sarupya/Sadharmya adalah suatu kehidupan di dunia dimana kedudukan atma mengatasi unsur-unsur maya, karena dalam hal ini atma merupakan pancaran refleksi daripada kemaha kuasaan Tuhan.


Seperti halnya Sri Krisna dalam Bhagavad Gita, kendatipun atma mengambil perwujudan tertentu, namun tidak akan terikat oleh segala sesuatunya.


Ketiga, Salokya adalah suatu kebebasan yang dapat dicapai oleh atma, dimana atma itu sendiri telah berada dalam posisi dan kesadaran atma dengan Tuhan akan tetapi belum dapat bersatu dengan Tuhan.


Dalam keadaan ini dapat dikatan bahwa atma itu telah mencapai tingkat Dewa yang merupakan manifestasi dari sinar suci Tuhan.


Keempat, Sayujya adalah suatu tingkatan kebebasan yang tertinggi dimana atma telah dapat bersatu atau bersenyawa secara identik dengan Tuhan, dan tidak terbatas oleh apapun juga.


Sehingga benar-benar telah mencapai Brahman atman aikyam yang artinya yaitu atma dan Brahman betul-betul bersatu. 


Ada juga beberapa istilah lain yang digunakan untuk menjelaskan tingkatan moksa, yaitu jivanmukti, videha/kramamukti, dan purna mukti. Apa saja pengertiannya, yuk simak.


Pertama, Jivanmukti adalah suatu kebebasan yang dapat dicapai semasa hidupnya ini, dimana atma tak terpengaruh oleh indera dan unsur maya lainnya, dengan demikian maka Jivanmukti ini sama sifatnya dengan Samipya dan Sarupya/Sadharmya.

 

Kedua, Videha/Kramamukti adalah suatu kebebasan yang dapat dicapai setelah meninggal dunia, dimana atma telah pergi dari sthula sariranya, tetapi vasana maya tidak kuat mengikat atma.


Dalam keadaan ini tingkatan kesadaran yang dicapai oleh atma sudah setara dengan Tuhan, tetapi belum dapat bersatu dengan Brahman karena masih terkena imbas daripada unsur-unsur maya.


Ketiga, Purna Mukti adalah suatu kebebasan yang paling sempurna dan tertinggi dimana atma telah dapat bersatu dengan Brahman, jadi purna mukti ini sama sifatnya dengan sayujya.


Ajaran Agama Hindu dalam ajaran tattva mengajarkan bahwa Tuhan itu ada dimana-mana sehingga kebebasan Tuhan yang dicapai oleh atma sebagai realisasi dari pertemuannya dengan Brahman.


Itulah tidaklah terikat oleh sesuatu tempat tertentu dan mengkhusus, oleh karena itu, yang menjadi kunci pertama untuk membuka jalan kebebasan/moksa adalah lepasnya pengaruh maya (avidya) di dalam alam pikiran manusia itu sendiri, sehingga atma akan dapat kebebasan yang sempurnya.


Cara-cara untuk melenyapkan pengaruh maya dalam ajaran Hindu memang ada beberapa macam cara/jalan, dan jalan untuk melenyapkan pengaruh avidya inilah langsung menjadi jalan untuk mencapai moksa (kebebasan).


Nah itulah sekilas ada empat tingkatan moksa, serta tiga istilah lain yang dipakai dalam menerangkan tingkatan moksa yang ada. 

 

Sumber Foto : Dok Sanatana Info

Lokasi : Pura Pitamaha Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar