4 Istilah Tempat Suci (Ibadah) dalam Agama Hindu, Apa Saja ?

4 Istilah Tempat Suci (Ibadah) dalam Agama Hindu, Apa Saja ?


Sanatana Info - Tidak hanya Pura yang menjadi tempat suci. Dalam Agama Hindu, istilah-istilah tempat suci dibagi menjadi empat, yaitu terdiri dari Pura, Candi, Kahyangan/Parhyangan, dan istilah lainnya. Mau tahu bagaimana penjelasannya ? Yuk simak ulasan berikut ini. 


Tempat Suci Menjadi Pusat Ibadah yang Sakral


Setiap pemeluk agama, atau pemeluk aliran kepercayaan di Indonesia, sudah pasti mempunya tempat-tempat yang sakral. 


Tempat yang menjadi pusat peribadahan, memuja Tuhan, atau sebagai tempat persembahan kepada leluhur yang dipercayai.


Masyarakat pemeluk Agama Hindu yang ada di Indonesia mempunyai berbagai istilah untuk menyebutkan tempat-tempat suci. 


Tempat suci ini diupayakan sebagai lokasi persembahyangan, sujud kepada Tuhan dalam berbagai bentuk manifestasinya Tuhan.


Istilah-istilah tempat suci dalam Agama Hindu, seperti pura, candi, dan tempat sakral lainnya menjadi lokasi persembahyangan. 


Oleh karena itu, sebagai masyarakat yang mungkin saja kita tidak mengetahui apakah bangunan atau lokasi tersebut disucikan atau tidak.


Nah, terkadang, bagi masyarakat yang tidak tahu tentang keberadaan tempat suci tersebut, bisa menjadi bahaya.


Pasalnya ada sebagian masyarakat yang mungkin saja berkunjung ke lokasi itu, untuk berfoto, atau sekadar lewat. Misalnya, lokasi candi, pura, yang biasanya menjadi objek untuk foto oleh sebagian masyarakat. 


Nah, di sinilah kita harus mengetahui bahwa tidak boleh kita berbicara sembarangan, memegang atau meludahi candi-candi, atau arca yang ada disana. 


Oleh karena itulah, kita sebagai masyarakat awam, setidaknya mengetahui beberapa tempat yang menjadi tempat suci dalam Agama Hindu, seperti yang saya sudah sampaikan diatas, yaitu pura, dan candi.


Lokasi itu menjadi sakral, disucikan, untuk itulah kita yang berkunjung kesana atau yang hanya berfoto, tidaklah baik kalau kita dengan sengaja membuang kotoran, atau berludah sembarangan.


Karena bisa membahayakan diri kita, bisa saja pas pulang kita kecelakaan atau hal lainnya yang berdampak buruk pada kita.


Berikut ini adalah istilah-istilah tempat suci dalam Agama Hindu yang bisa menambah pengetahuan dan wawasan kita bersama, agar kita sama-sama menjaga areal yang disucikan tersebut.


Pertama, Pura


Istilah pura berasal dari kata Pur yang artinya kota, benteng, atau kota yang berbenteng. Pura adalah suatu tempat yang khusus dipakai untuk dunia kesucian, dengan dikelilingi oleh tembok atau pagar seperti kayu atau tanaman-tanaman.


Biasanya Pura yang berdiri ditembok agar menjaga batas kesucian pura tersebut dari lingkungan sekitarnya disana.


Selain menggunakan tembok ada juga yang masih menggunakan kayu atau tanamanan sebagai pemisah areal yang disucikan tersebut. 


Dengan tujuan agar areal pura tetap suci, karena sudah dibatasi oleh tembok atau kayu pagar yang ada tersebut. 


Kedua, Candi


Candi artinya Ciwa. Bentuk pokoknya adalah segi tiga. yaitu lambang purusa, sebagai wisesanya Hyang Widhi (Tuhan) untuk menciptakan atau mengadakan.


Lambang ini merupakan lambang dari Dewa Siwa. Candi-candi ini banyak terdapat di daerah India dan Jawa.


Namun tidak menutup kemungkinan didaerah luar jawa juga ada candi-candi yang merupakan peninggalan zaman dulu.


Ketiga, Kahyangan atau Parhyangan


Istilah kahyangan atau parhyangan berasal dari kata hyang (biasanya dihubungkan dengan sang, dang) merupakan kata sandang yang ditempatkan di depan sesuatu yang dimuliakan, dihormati. 


Jadi, hyang disini berarti sesuatu yang dimuliakan, disucikan, dihormati, dan dijunjung. Kata hyang ini kemudian mendapakan awalan ka dan akhiran an, sehingga menjadi kahyangan.


Kahyangan itu adalah tempat, kedudukan, sthana, linggih, demikian pula kata parhyangan yang artinyanya juga sebagai tempat atau sthana yang disucikan.


Tidak hanya pada bangunan yang disebut sebagai Kahyangan/Parhyangan saja yang disucikan, melainkan seluruh wilayah atau komplek yang masuk dalah kahyangan/parhyangan tersebut juga disucikan.


Keempat, Istilah lainnya


Tempat suci dalam istilah-istilah lain, seperti pengaytan, penyawangan, pengubengan, pengayengan, dewagrha-mandira, pesimpangan, dan lainnya. 


Dalam pengertian istilah lain ini, tempat suci yang biasanya dipuja berdasarkan hari-hari tertentu, seperti pada saat pemujaan dipersimpangan, disungai, atau dilaut. 


Biasanya umat Hindu membuat tempat khusus berstananya Sang Hyang Widhi Wase (Tuhan) dalam manifestasinya pada saat itu, umat melaksanakan pemujaan kepada Tuhan.


Nah, itulah beberapa istilah-istilah tempat suci yang perlu kita ketahui bersama, sehingga kita tidak sembarangan dalam mengambil tindakan atau berkunjung kelokasi tersebut.


Keterangan Foto : Lokasi Pura Agung Raksa Bhuana Jalan Polonia No 216 Medan. (Sumber Foto : Sanatana Info)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama